Untuk asisten rumah tangga (sekarang kebanyakan menyebutnya asisten ya, lebih enak juga terdengarnya :-) ), saya juga buatkan list pekerjaannya. Hanya, asisten ini bukan yang memasak, jadi silakan ditambahkan jika ada pekerjaan memasak.
Kalau ada waktu, akan saya buatkan list yang termasuk pekerjaan belanja dan memasak :-) Tinggal ditambahkan saja sih :-) Sebenarnya lebih baik lagi kalau ada jam-jam-nya. Karena banyak juga ART yang nggak ngeh bahwa dia itu harus bangun pagi :-)
Berikut list pekerjaannya, semoga bermanfaat :-)
Tiap hari :
1. Sapu - pel semua ruangan atas dan bawah (termasuk kolong-kolongnya)
2. Melap semua meja, rak-rak, lukisan di ruangan atas dan bawah
3. Menyiapkan baju anak-anak ke sekolah
4. Menyiapkan bekal anak-anak pagi hari
5. Mencuci baju anak-anak
6. Menyetrika baju anak-anak
7. Menemani anak-anak mandi
8. Membereskan kamar mandi setelah anak-anak mandi
9. Menemani anak-anak bermain / nonton TV
10. Membereskan kamar / ruangan tempat anak-anak bermain / nonton TV
11. Merapikan kamar dan tempat tidur
12. Mengganti keset kamar mandi jika basah
13. Menyapu dan mengepel lantai kamar mandi atas dan bawah
14. Memeriksa saluran air kamar mandi dan membersihkan jika kotor
15. Membersihkan cermin-cermin kamar mandi
16. Menyiapkan buah anak-anak
17. Menyiapkan makan anak-anak (pagi dan malam)
18. Menemani anak-anak makan
19. Menyiapkan minuman dan susu untuk di kamar
20. Menyiapkan kamar tidur
21. Membereskan kamar jika masih ada mainan anak-anak
22. Mengecek jika anak-anak ada PR
23. Menyiram tanaman di teras atas
Seminggu sekali :
Senin
Membersihkan kamar mandi atas
Membersihkan kamar mandi bawah
Mencuci lantai teras atas (tempat pohon-pohon)
Selasa
Mengelap kaca, kusen, krei
Mengelap pegangan tangga
Membersihkan ruangan bawah tangga
Mencuci jaring-jaring di jendela
Rabu
Membersihkan lantai di bawah sofa
Mem-vaccum cleaner sofa
Membersihkan bagian atas lemari di kamar-kamar
Membersihkan CD-CD di dekat TV, di lemari bawah TV di ruang tamu dan di kamar
Kamis
Membersihkan meja bolong-bolong, mengeluarkan isinya, membersihkan, dan merapikannya kembali
Membersihkan pajangan-pajangan di lemari atas dan bawah
Membersihkan buku-buku di lemari atas dan bawah
Jumat
Mengeluarkan semua isi lemari anak-anak, membersihkannya jika berdebu
Membersihkan lemarinya
Merapikan kembali
Lemari anak-anak : Lemari baju, lemari buku, lemari mainan, lemari telpon
Sabtu
Membersihkan kamar mbak termasuk isi lemari dan tempat tidur atas
Minggu
Memotong daun-daun tanaman yang berwarna kuning / coklat
Membersihkan pot-pot
Mencabut tanaman2 liar
Jika garasi kosong :
Membersihkan semua kotak-kotak di garasi
Merapikannya kembali
Showing posts with label manajemen rumah tangga. Show all posts
Showing posts with label manajemen rumah tangga. Show all posts
Thursday, December 30, 2010
Wednesday, December 29, 2010
Tugas Babysitter - Jadwal Kegiatan Anak & List Barang
Terakhir, daftar kegiatan harian anak dan daftar barang bawaan jika akan pergi.
Semoga bermanfaat :-)
Kegiatan harian Anak (jam tidak harus tepat)
06.30
Makan buah / jus
07.00
Mandi pagi
07.30
Makan pagi
08.30
Sekolah (di hari sekolah)
11.00
Makan buah / jus
12.00
Makan siang
13.00
Tidur siang
15.00
Makan jus buah
16.00
Mandi sore
17.00
Makan malam
Persiapan jika akan pergi
1. Makanan sesuai jam kepergiannya.
2. Kue / biskuit / cemilan lainnya.
4. Mainan
3. Minuman
5. Baju pergi (minimal 2 stel)
6. Popok (minimal 2 buah)
7. Handuk kecil / besar
8. Jika akan sampai malam, bawa baju tidur
9. Jika akan mandi, bawa perlengkapan mandi (sabun, sampo)
10. Jika akan menginap, perhitungkan kira-kira perlu berapa banyak barang-barangnya.
11. Tisu
Semoga bermanfaat :-)
Kegiatan harian Anak (jam tidak harus tepat)
06.30
Makan buah / jus
07.00
Mandi pagi
07.30
Makan pagi
08.30
Sekolah (di hari sekolah)
11.00
Makan buah / jus
12.00
Makan siang
13.00
Tidur siang
15.00
Makan jus buah
16.00
Mandi sore
17.00
Makan malam
Persiapan jika akan pergi
1. Makanan sesuai jam kepergiannya.
2. Kue / biskuit / cemilan lainnya.
4. Mainan
3. Minuman
5. Baju pergi (minimal 2 stel)
6. Popok (minimal 2 buah)
7. Handuk kecil / besar
8. Jika akan sampai malam, bawa baju tidur
9. Jika akan mandi, bawa perlengkapan mandi (sabun, sampo)
10. Jika akan menginap, perhitungkan kira-kira perlu berapa banyak barang-barangnya.
11. Tisu
Labels:
aneka daftar,
babysitter,
manajemen rumah tangga
Tugas Babysitter - Petunjuk Umum Pengasuhan
Selain tugas harian dan mingguan, saya berikan juga referensi petunjuk umum pengasuhan anak kepada babysitter. Berikut ya Mommies..
- Kerjakan semua tugas dengan baik. Boleh minta bantuan Mbak lain, tapi jangan menyuruh-nyuruh. Bantu pekerjaan Mbak lain sedapat mungkin.
- Jangan tinggalkan anak sendirian. Jika ada keperluan, titipkan ke Mbak yang lain.
- Jaga anak jangan sampai jatuh atau terbentur ke tempat yang keras/tajam.
- Latih untuk pipis / pup di toilet. Upayakan agar siang hari mulai tidak menggunakan popok.
- Jika anak menangis atau menolak ketika akan mandi / makan / apapun, jangan dipaksa.
- Bujuk sampai dia mau sendiri. Jika menangis, redakan dulu tangisnya. Buat suasana menjadi menyenangkan.
- Jaga barang-barang di rumah, jangan sampai rusak / pecah. Jaga anak jangan sampai merusak barang.
- Biarkan anak mencoba apa saja, kecuali berbahaya (listrik, api / panas, tajam). Kalau dia melakukan yang terlarang, arahkan untuk melakukan hal yang lain. Jangan dilarang.
- Upayakan agar anak makan di kursi makannya. Kalau bisa makan jangan sambil bermain.
- Jangan makan sambil berjalan-jalan di luar rumah. Jangan makan di teras.
- Ajak mengobrol apa saja, dengan suara yang cukup keras dan jelas. Ceritakan apa saja. Jika bingung, bacakan buku.
- Mengajak ngobrol jangan sampai berbohong. Ceritakan yang benar karena anak akan terus mengingatnya.
- Bicara seperti biasa, seperti dengan orang dewasa. Tidak perlu dicadelkan. Jangan terlalu keras / berlebihan.
- Tunjukkan mana yang benar. Jangan menyalahkan.
- Berikan pujian, dorongan. Jangan merendahkan / mengejek.
- Biarkan anak mencoba melakukan sesuatu sendiri. Kalau kelihatannya kesulitan, bantu dan beri semangat.
- Banyakkan membaca buku, gunakan permainan yang dimiliki, kurangi menonton TV.
- Ajari berdoa, sebelum makan, sebelum tidur, sesudah makan, bangun tidur. Buku doa ada di salah satu buku-buku.
- Ajari menyanyi lagu anak-anak. Jika akan dinyanyikan sebelum tidur, upayakan agar membaca Al-Fatihah.
Labels:
aneka daftar,
babysitter,
manajemen rumah tangga
Tugas Babysitter - Harian & Mingguan
Dear Mommies,
Barangkali bermanfaat, berikut daftar tugas harian dan mingguan babysitter yang aku berikan ke babysitter anakku untuk reminder dan check list dia setiap harinya.
Mungkin berguna juga buat Moms sekalian :-) Silakan.. :-)
Pekerjaan Harian
1. Menyiapkan jus buah / buah potong. Buah dikeluarkan dulu dari kulkas 1-2 jam sebelumnya pagi. Potong buah / buat jus buah menjelang akan dimakan, supaya tidak terlalu dingin, tapi masih segar.
2. Menyiapkan makanan Anak : nasi, lauk, sayur. Banyakkan sayurnya. Dan sayur kalau bisa habis. Menu menu bervariasi dari hari ke hari agar tidak bosan & cukup gizinya. Lihat buku menu.
3. Siapkan bekal sekolah (kalau Anak sekolah).
4. Merapikan & membersihkan kamar Anak dan isinya, merapikan mainan Anak setelah bermain, merapikan isi lemari.
5. Mencuci baju Anak (2x sehari kalau perlu), menyetrika baju Anak yang sudah kering, merapikan baju Anak di lemari.
6. Mencuci alas sepatu/sandal Anak (setelah bepergian, bagian bawah saja, jangan dibasahi semuanya).
7. Perhatikan stok / persediaan kebutuhan Anak (sabun, sampo, cotton buds, pakaian jika sudah kekecilan). Segera beritahu kepada Ibu/Bapak agar dapat disempatkan untuk membeli.
8. Bersihkan tempat sampah kamar anak-anak dua kali sehari.
Pekerjaan Mingguan (dilakukan pagi / siang / malam, waktu Anak tidur)
Senin
Mengganti sprei tempat tidur (kalau kotor, segera diganti meskipun belum seminggu)
Selasa
Membersihkan kursi makan Anak dan mencuci tas pergi Anak (kalau Sabtu Minggu pergi)
Rabu
Mengelap sepeda yang kecil (kuning)
Kamis
Mengelap sepeda yang besar (biru muda), mencuci roda sepedanya
Jumat
Mengelap mainan Anak yang ada di kamar anak-anak (bola, puzzle besar, lego, dll)
Memotong kuku Anak
Sabtu
Mengelap mainan Anak yang ada di kamar ibu bapak (mobil-mobilan, mainan di kontener)
Minggu
Mencuci tas sekolah Anak
Barangkali bermanfaat, berikut daftar tugas harian dan mingguan babysitter yang aku berikan ke babysitter anakku untuk reminder dan check list dia setiap harinya.
Mungkin berguna juga buat Moms sekalian :-) Silakan.. :-)
Pekerjaan Harian
1. Menyiapkan jus buah / buah potong. Buah dikeluarkan dulu dari kulkas 1-2 jam sebelumnya pagi. Potong buah / buat jus buah menjelang akan dimakan, supaya tidak terlalu dingin, tapi masih segar.
2. Menyiapkan makanan Anak : nasi, lauk, sayur. Banyakkan sayurnya. Dan sayur kalau bisa habis. Menu menu bervariasi dari hari ke hari agar tidak bosan & cukup gizinya. Lihat buku menu.
3. Siapkan bekal sekolah (kalau Anak sekolah).
4. Merapikan & membersihkan kamar Anak dan isinya, merapikan mainan Anak setelah bermain, merapikan isi lemari.
5. Mencuci baju Anak (2x sehari kalau perlu), menyetrika baju Anak yang sudah kering, merapikan baju Anak di lemari.
6. Mencuci alas sepatu/sandal Anak (setelah bepergian, bagian bawah saja, jangan dibasahi semuanya).
7. Perhatikan stok / persediaan kebutuhan Anak (sabun, sampo, cotton buds, pakaian jika sudah kekecilan). Segera beritahu kepada Ibu/Bapak agar dapat disempatkan untuk membeli.
8. Bersihkan tempat sampah kamar anak-anak dua kali sehari.
Pekerjaan Mingguan (dilakukan pagi / siang / malam, waktu Anak tidur)
Senin
Mengganti sprei tempat tidur (kalau kotor, segera diganti meskipun belum seminggu)
Selasa
Membersihkan kursi makan Anak dan mencuci tas pergi Anak (kalau Sabtu Minggu pergi)
Rabu
Mengelap sepeda yang kecil (kuning)
Kamis
Mengelap sepeda yang besar (biru muda), mencuci roda sepedanya
Jumat
Mengelap mainan Anak yang ada di kamar anak-anak (bola, puzzle besar, lego, dll)
Memotong kuku Anak
Sabtu
Mengelap mainan Anak yang ada di kamar ibu bapak (mobil-mobilan, mainan di kontener)
Minggu
Mencuci tas sekolah Anak
Labels:
aneka daftar,
babysitter,
manajemen rumah tangga
Monday, May 24, 2010
Solusi Menghadapi Kecoa Dapur
Beberapa minggu terakhir kehidupan perdapuran saya sangat terganggu oleh hadirnya si makhluk hitam berkilau, kecoa. Setelah diteliti lebih lanjut, desain lemari dapur (kitchen set) ternyata sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup kecoa :-)
Di rumah saya sebelumnya, saya buat lemari dapur dengan terlebih dahulu membuat dudukan dari semen / beton. Dengan demikian, lemari dapur dimasukkan ke dalam ruang beton tsb. Cara ini menjadi surga bagi kecoa, karena kecoa bersarang di celah antara beton dan lemari itu. Mengapa ada celah? Karena bagaimana pun pasti ada sedikit perbedaan ukuran antara ruang beton dan lemari dapurnya. Maka, desain pertama gagal total. Lemari tadi akhirnya hanya digunakan untuk menyimpan barang2 untuk berkebun. Untung masih ada lemari atas yang bebas kecoa.
Di rumah yang sekarang, belajar dari pengalaman, saya tidak mau lagi membuat ruang beton. Justru lemari dapur yang saya buat lebih dulu, di atasnya dipasang batu mirip marmer. Harapan saya, tidak ada celah lagi yang memungkinkan kecoa bersarang. Namun, saya salah duga. Di bagian bawah lemari, yang sedikit diberi jarak dengan lantai, ternyata menjadi sarang kecoa lagi. Maka desain kedua ini pun gagal total. Yang parah, kali ini saya tidak punya lemari atas. Jadi saya benar-benar pusing memikirkan perang dengan kecoa ini.
Dalam rasa frustasi itu, saya coba browsing. Akhirnya ketemu desain yang paling tepat untuk lemari dapur, di website ini. Yaitu lemari dapur harus berkaki! Benar-benar ide brilyan!
Dengan desain berkaki ini, bagian bawah lemari bisa selalu dibersihkan, baik dari debu, kelembaban, termasuk kecoa tadi. Dan kerennya lagi, bisa dibuatkan penutup yang bisa dibuka tutup, sehingga walaupun berkaki, lemari dapur tetap terlihat rapi.
Silakan dicoba bagi yang sedang berencana membuat lemari dapur :-)
Lalu bagaimana solusi untuk saya? Tadinya saya sempat terpikir untuk membuat lemari atas saja. Dan tidak lagi memakai lemari bawah yang berkecoa itu. Tapi alangkah mubazirnya.
Akhirnya saya coba browsing lagi. Kali ini bukan untuk desain lemari dapur, tapi untuk pembasmian kecoa.
Ternyata, cukup banyak juga penawaran pembasmi kecoa ini di internet. Saya coba SMS ke beberapa penyalur tsb. Dari beberapa kandidat ada satu yang akhirnya gol, yaitu metode umpan dengan gel. Metode gel ini sepertinya ampuh juga. Jadi gel dioleskan di beberapa lokasi yang sering didatangi kecoa. Nanti, kecoa akan tertarik dan memakan gel itu. Akibat racunnya, kecoa akan mati. Tapi, dia tidak langsung mati. Melainkan dia jalan-jalan dulu, mungkin sampai ke sarangnya, baru dia mati di sana. Sebagian gel yang menempel di badannya akan terbawa ke sarang dan dimakan oleh kecoa yang lain. Lalu bagaimana menyingkirkan bangkai kecoa tsersebut? Di sini lagi letak kekuatan metode ini. Kecoa itu ternyata bersifat kanibal. Jadi kecoa yang sudah mati akan dimakan oleh yang lain, sehingga yang lain pun terkena pengaruh racun gel tadi. Sehingga kecoa-kecoa mati akan hilang bersama waktu.
Itu teori yang disampaikan oleh sang penjual. Sejauh ini kelihatannya efektif. Dapur saya yang selama ini sering diramaikan oleh banyak kecoa besar dan kecil, beberapa malam ini cukup lengang.
Selamat tinggal kecoa!
Di rumah saya sebelumnya, saya buat lemari dapur dengan terlebih dahulu membuat dudukan dari semen / beton. Dengan demikian, lemari dapur dimasukkan ke dalam ruang beton tsb. Cara ini menjadi surga bagi kecoa, karena kecoa bersarang di celah antara beton dan lemari itu. Mengapa ada celah? Karena bagaimana pun pasti ada sedikit perbedaan ukuran antara ruang beton dan lemari dapurnya. Maka, desain pertama gagal total. Lemari tadi akhirnya hanya digunakan untuk menyimpan barang2 untuk berkebun. Untung masih ada lemari atas yang bebas kecoa.
Di rumah yang sekarang, belajar dari pengalaman, saya tidak mau lagi membuat ruang beton. Justru lemari dapur yang saya buat lebih dulu, di atasnya dipasang batu mirip marmer. Harapan saya, tidak ada celah lagi yang memungkinkan kecoa bersarang. Namun, saya salah duga. Di bagian bawah lemari, yang sedikit diberi jarak dengan lantai, ternyata menjadi sarang kecoa lagi. Maka desain kedua ini pun gagal total. Yang parah, kali ini saya tidak punya lemari atas. Jadi saya benar-benar pusing memikirkan perang dengan kecoa ini.
Dalam rasa frustasi itu, saya coba browsing. Akhirnya ketemu desain yang paling tepat untuk lemari dapur, di website ini. Yaitu lemari dapur harus berkaki! Benar-benar ide brilyan!
Dengan desain berkaki ini, bagian bawah lemari bisa selalu dibersihkan, baik dari debu, kelembaban, termasuk kecoa tadi. Dan kerennya lagi, bisa dibuatkan penutup yang bisa dibuka tutup, sehingga walaupun berkaki, lemari dapur tetap terlihat rapi.
Silakan dicoba bagi yang sedang berencana membuat lemari dapur :-)
Lalu bagaimana solusi untuk saya? Tadinya saya sempat terpikir untuk membuat lemari atas saja. Dan tidak lagi memakai lemari bawah yang berkecoa itu. Tapi alangkah mubazirnya.
Akhirnya saya coba browsing lagi. Kali ini bukan untuk desain lemari dapur, tapi untuk pembasmian kecoa.
Ternyata, cukup banyak juga penawaran pembasmi kecoa ini di internet. Saya coba SMS ke beberapa penyalur tsb. Dari beberapa kandidat ada satu yang akhirnya gol, yaitu metode umpan dengan gel. Metode gel ini sepertinya ampuh juga. Jadi gel dioleskan di beberapa lokasi yang sering didatangi kecoa. Nanti, kecoa akan tertarik dan memakan gel itu. Akibat racunnya, kecoa akan mati. Tapi, dia tidak langsung mati. Melainkan dia jalan-jalan dulu, mungkin sampai ke sarangnya, baru dia mati di sana. Sebagian gel yang menempel di badannya akan terbawa ke sarang dan dimakan oleh kecoa yang lain. Lalu bagaimana menyingkirkan bangkai kecoa tsersebut? Di sini lagi letak kekuatan metode ini. Kecoa itu ternyata bersifat kanibal. Jadi kecoa yang sudah mati akan dimakan oleh yang lain, sehingga yang lain pun terkena pengaruh racun gel tadi. Sehingga kecoa-kecoa mati akan hilang bersama waktu.
Itu teori yang disampaikan oleh sang penjual. Sejauh ini kelihatannya efektif. Dapur saya yang selama ini sering diramaikan oleh banyak kecoa besar dan kecil, beberapa malam ini cukup lengang.
Selamat tinggal kecoa!
Subscribe to:
Posts (Atom)